3 menits baca
|
1 tahun yang lalu
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, serta kesehatan sehingga kita masih dioertemukan dengan ramadhan tahun ini serta dapat memperingati peristiwa besar dalam sejarah Islam, yaitu Nuzulul Qur'an.
Shalawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman. Semoga kita semua mendapatkan syafaat beliau di Yaumul Akhir kelak. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
Para pembaca yang dirahmati Allah,
Setiap tanggal 17 Ramadhan seluruh umat Islam di penjuru dunia senantiasa memperingati turunnya kitab suci Al-Qur’an, yang bukan sekadar bacaan, tetapi juga sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:
"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil)." (QS. Al-Baqarah [2]: 185)
Al-Qur’an adalah cahaya yang menerangi kehidupan kita. Di era digital ini, tantangan dan godaan semakin beragam. Kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi juga membawa dampak negatif jika tidak diiringi dengan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam Al-Qur’an. Informasi yang beredar begitu cepat, namun tidak semuanya benar. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menerapkan prinsip tabayyun, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 6:
"Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu." (QS. Al-Hujurat [49]: 6)
Kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia,
Peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Jangan hanya menjadikannya sebagai bacaan di waktu-waktu tertentu, tetapi jadikanlah sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Ibnul Qayyim, "Jika kamu ingin berbicara dengan Allah, maka berdoalah. Jika kamu ingin Allah berbicara denganmu, maka bacalah Al-Qur’an."
Marilah kita manfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Gunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan, mendengarkan kajian Islam, serta mendekatkan diri kepada Allah. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)
Semoga peringatan Nuzulul Qur’an ini membawa keberkahan bagi kita semua. Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menghadapi tantangan era digital, agar kita senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika ada kesalahan kata. Semoga Allah SWT selalu membimbing langkah kita dalam kebaikan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.