4 menits baca
|
9 bulan yang lalu
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Segala puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang telah melimpahkan nikmat iman, Islam, dan kesempatan untuk berkumpul dalam kebaikan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, teladan utama dalam menyantuni kaum dhuafa, beserta keluarga dan para sahabatnya.
Tanggal 10 Muharram 1447 Hijriyah yang bertepatan dengan 6 Juli 2025 Masehi, kita akan memperingati Hari Anak Yatim. Momentum yang penuh hikmah ini bukan sekadar ritual, melainkan panggilan iman yang mendalam untuk mengingat dan mengaktualisasikan tanggung jawab kita terhadap anak-anak yang telah kehilangan tumpuan kasih sayang orang tua mereka.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menegaskan kedudukan anak yatim dan kewajiban kita terhadap mereka dalam Kitab-Nya yang mulia:
وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْيَتَٰمَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌۭ لَّهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِن تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَٰنُكُمْ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ ٱلْمُفْسِدَ مِنَ ٱلْمُصْلِحِ ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
"Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang anak yatim. Katakanlah, ‘Memperbaiki keadaan mereka adalah baik!’ Dan jika kamu mempergauli mereka, maka mereka adalah saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan. Dan jika Allah menghendaki, niscaya Dia datangkan kesulitan kepadamu. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.’" (QS. Al-Baqarah: 220)
Ayat ini mengajarkan kita bahwa memperbaiki keadaan anak yatim adalah perbuatan yang sangat mulia. Mereka adalah saudara kita dalam iman. Pergauli mereka dengan baik, jaga harta dan hak-hak mereka, serta bantulah mereka membangun masa depan yang lebih cerah.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sang penebar rahmat bagi semesta alam, juga telah memberikan teladan dan janji yang agung bagi para penyantun anak yatim. Dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:
أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا - وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا
"Aku dan orang yang menanggung (menafkahi/mengasuh) anak yatim di surga seperti ini," - Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah, dan merenggangkan keduanya sedikit. (HR. Bukhari)
Lihatlah! Kedekatan yang luar biasa dengan Rasulullah di surga dijanjikan bagi siapa saja yang dengan tulus ikhlas mengasuh dan menyantuni anak yatim. Ini bukan hanya tentang memberi materi, tetapi tentang memberikan kasih sayang, perhatian, pendidikan, dan perlindungan.
Dalam hadits lain, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ مَسَحَ رَأْسَ يَتِيمٍ لَمْ يَمْسَحْهُ إِلاَّ لِلَّهِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ مَرَّتْ عَلَيْهَا يَدُهُ حَسَنَاتٌ
"Barangsiapa mengusap kepala anak yatim (dengan penuh kasih sayang) semata-mata karena Allah, maka baginya pahala kebaikan sebanyak helai rambut yang diusap oleh tangannya." (HR. Ahmad - dinilai hasan oleh beberapa ulama)
Kaum Muslimin dan Muslimat yang dirahmati Allah,
Peringatan Hari Anak Yatim ini harus menjadi refleksi bagi kita semua, khususnya sebagai keluarga besar Islamic Center. Sudah sejauh mana komitmen kita? Sudahkah kita memenuhi amanah yang Allah berikan melalui anak-anak yatim di sekitar kita?
Sebagai Ketua I BPIC, saya mengajak seluruh jamaah, donatur, relawan, dan pengurus Islamic Center:
Islamic Center sebagai rumah kedua bagi umat Islam, berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan pembinaan anak yatim. Program rumah asuh, bimbingan belajar, dan pembinaan karakter keislaman akan terus kita tingkatkan demi terwujudnya generasi yatim yang mandiri, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat.
Marilah kita jadikan momentum 10 Muharram ini sebagai titik tolak untuk memperbarui niat, meningkatkan amal, dan mempererat ukhuwah kita dalam menyantuni anak yatim. Semoga dengan kasih sayang yang kita berikan, Allah Subhanahu Wa Ta’ala mencurahkan rahmat-Nya yang luas kepada kita semua, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di surga kelak, sebagaimana janji-Nya yang mulia.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bersama Merangkul dengan Kasih, Membangun Masa Depan.
Hormat saya,
KH. Muhammad Rasyid, S.Pd.I
Ketua I Badan Pengelola Islamic Center (BPIC)
Tanggal 6 Juli 2025 / 10 Muharram 1447 H