3 menits baca
|
11 bulan yang lalu
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bapak, Ibu, serta Saudara-saudaraku seiman dan setanah air yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala,
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat iman, ilmu, dan kesempatan untuk terus berkontribusi dalam membangun peradaban melalui pendidikan. Tak lupa, shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah SAW, teladan abadi dalam menebar ilmu dan akhlak mulia.
Hari ini, tanggal 2 Mei 2025, kita kembali memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai momentum refleksi dan aksi untuk memajukan pendidikan Indonesia. Tema Hardiknas tahun ini, "Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua" sejalan dengan visi BPIC Kalimantan Timur dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ilmu pengetahuan.
Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Kebangsaan
Saudara-saudaraku,
Islam menempatkan pendidikan sebagai kewajiban suci. Firman Allah dalam QS. Al-Mujadilah ayat 11, “Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu di antara kalian.” Begitu pula, Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional, mengingatkan: “Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia.” Dua pesan agung ini mengajarkan bahwa ilmu bukan sekadar untuk kepintaran individu, tetapi untuk membentuk insan berakhlak, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi sesama.
Sebagai Islamic Center, BPIC Kalimantan Timur berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menyemai pendidikan holistik. Melalui penyelenggaraan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, SD dan SMP yang berbasis akhlakul karimah, kami berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang merdeka, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai Qur’ani.
Tantangan dan Harapan di Era Disrupsi
Di era disrupsi teknologi yang kian masif, tantangan pendidikan tidaklah kecil. Generasi muda kita dihadapkan pada gempuran informasi tanpa batas, namun sering kehilangan pegangan moral. Di sinilah peran pendidikan karakter menjadi kunci. Kita tidak hanya membutuhkan anak-anak yang pandai matematika atau sains, tetapi juga yang santun dalam tutur, teguh dalam prinsip, dan peka terhadap lingkungan.
BPIC Kalimantan Timur terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat literasi digital berbasis etika, mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh di daerah terpencil, serta mendorong riset yang menjawab kebutuhan umat dan bangsa.
Seruan untuk Bersinergi
Pada kesempatan mulia ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk:
1. Menguatkan kolaborasi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan komunitas dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif.
2. Mendorong inovasi pembelajaran yang memadukan kecanggihan teknologi dengan kearifan lokal dan nilai agama.
3. Memprioritaskan pendidikan karakter sebagai fondasi membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berempati dan berintegritas.
Saudara-saudaraku,
Pendidikan adalah investasi terbesar bagi masa depan. Mari kita jadikan Hardiknas 2025 sebagai titik tolak untuk memperkuat tekad: bahwa setiap anak Kalimantan Timur, tanpa terkecuali, berhak mendapat pendidikan terbaik demi kemajuan diri, agama, dan negeri.
Akhir kata, dengan mengutip pesan Imam Syafi’i:
“Ilmu bukanlah yang dihafal, tetapi yang bermanfaat.”
Semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah kita dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Hormat saya,
[H. Sutarnyoto, SKM, M.Si]
Ketua 2 Dewan Pengurus BPIC Kaltim