4 menits baca
|
2026-10-01
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Yang saya hormati para pengurus Badan Pengelola Islamic Center Kalimantan Timur, para karyawan dan para jamaah masjid Baitul Muttaqien yang saya banggakan.
Hari ini, 1 Oktober 2026, kita kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial yang kita ulang setiap tahun. Lebih dari itu, Hari Kesaktian Pancasila mengajak kita untuk berhenti sejenak, melihat perjalanan bangsa, dan bertanya kepada diri sendiri: apa yang telah kita lakukan untuk menjaga nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan kita sehari-hari?
Pancasila bukan hanya lima sila yang kita hafalkan sejak sekolah. Pancasila adalah kesepakatan besar bangsa Indonesia untuk hidup bersama dalam keberagaman. Di dalamnya terdapat nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut sesungguhnya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan ajaran Islam yang mengajarkan keimanan, kasih sayang, persaudaraan, musyawarah, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama manusia.
Bagi kita yang berada di lingkungan Islamic Center Kalimantan Timur, menjaga Pancasila tidak harus dilakukan dengan kata-kata besar. Kita dapat memulainya dari hal-hal sederhana yang berada di sekitar kita. Ketika seorang guru mendidik anak dengan penuh keikhlasan, ketika seorang tenaga kesehatan melayani pasien dengan kasih sayang, ketika seorang petugas bekerja dengan amanah, dan ketika seorang pengurus menjalankan tanggung jawab dengan jujur, sesungguhnya kita sedang menghidupkan nilai-nilai Pancasila.
Islamic Center juga memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan masyarakat. Ia bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang pendidikan, pelayanan kesehatan, pembinaan generasi, kegiatan sosial, dan tempat bertemunya berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, Islamic Center harus menjadi contoh bagaimana nilai-nilai agama dan nilai-nilai kebangsaan dapat berjalan berdampingan, saling memperkuat, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
Kita tidak boleh membiarkan perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh. Indonesia dibangun oleh masyarakat yang berbeda suku, agama, bahasa, budaya, dan latar belakang. Perbedaan tersebut bukan kelemahan bangsa, melainkan kekayaan yang harus kita rawat. Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus kita hadirkan dalam kehidupan nyata, termasuk dalam lingkungan Islamic Center Kalimantan Timur.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini juga harus menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kembali persatuan dan gotong royong. Tantangan bangsa hari ini mungkin berbeda dengan tantangan masa lalu. Generasi kita menghadapi perubahan teknologi yang sangat cepat, arus informasi yang begitu deras, berkembangnya media sosial, serta berbagai persoalan sosial yang membutuhkan kebijaksanaan dalam menyikapinya.
Di tengah keadaan seperti itu, kita membutuhkan masyarakat yang tidak mudah terprovokasi, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar, dan tidak mudah menjadikan perbedaan sebagai sumber konflik. Kita membutuhkan manusia-manusia Indonesia yang beragama dengan baik sekaligus berbangsa dengan baik; memiliki keyakinan yang kuat tetapi tetap menghormati orang lain; serta memiliki keberanian menyampaikan pendapat tanpa kehilangan adab dan persaudaraan.
Khusus kepada para pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Islamic Center, saya ingin menyampaikan bahwa menjaga Pancasila juga merupakan bagian dari tugas pendidikan. Anak-anak yang kita didik hari ini adalah generasi yang akan menentukan wajah Indonesia beberapa puluh tahun ke depan. Jangan hanya kita bekali mereka dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga tanamkan kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, toleransi, disiplin, kerja keras, dan semangat persatuan.
Sebab bangsa yang besar tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas. Bangsa membutuhkan generasi yang berkarakter, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu hidup bersama dalam perbedaan.
Kepada seluruh keluarga besar Islamic Center Kalimantan Timur, mari kita jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun Islamic Center yang tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai, profesional dalam tata kelola, dan luas manfaatnya bagi masyarakat.
Saya percaya, ketika nilai-nilai Pancasila kita hidupkan melalui nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil 'alamin, Islamic Center Kalimantan Timur dapat menjadi salah satu ruang penting untuk merawat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi Kalimantan Timur dan Indonesia.
Mari kita rawat Indonesia dengan cara kita masing-masing. Kita jaga persatuan dari tempat kita bekerja. Kita tegakkan kejujuran dalam setiap amanah. Kita tumbuhkan kepedulian kepada sesama. Dan kita wariskan kepada generasi berikutnya sebuah Indonesia yang damai, adil, bermartabat, dan tetap teguh dalam keberagaman.
Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada kita untuk menjaga amanah, memperkuat persaudaraan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Pancasila kita jaga, persatuan kita rawat, Indonesia kita bangun bersama.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ketua Umum
Badan Pengelola Islamic Center Kalimantan Timur
Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M.