Detail Sambutan

Detail Sambutan

Sambutan Ketua Umum BPIC Dalam Rangka Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2025

3 menits baca

|

3 bulan yang lalu


Card image cap

Card image cap

Bismillāhirraḥmānirraḥīm

Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

Alhamdulillāh, segala puji hanya milik Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dialah yang menciptakan manusia, menumbuhkannya dalam kasih sayang, dan menjadikan sosok ibu sebagai perantara hadirnya kehidupan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik dalam memuliakan perempuan dan ibu, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Tanggal 22 Desember kita peringati sebagai Hari Ibu, sebuah momentum yang sangat mulia untuk mengingat kembali kedudukan ibu yang begitu agung dalam pandangan Islam. Al-Qur’an secara tegas menyandingkan perintah berbuat baik kepada ibu dengan perintah menyembah Allah SWT:

“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.” (QS. Luqmān: 14)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa pengorbanan seorang ibu tidak terhitung dengan angka dan tidak dapat dibalas dengan materi. Sejak mengandung, melahirkan, menyusui, hingga mendidik dengan penuh kesabaran dan doa, seorang ibu menunaikan amanah besar dari Allah SWT dengan keikhlasan yang sering kali sunyi dari pujian.

Rasulullah SAW pun menegaskan kemuliaan tersebut dalam sabdanya yang masyhur, ketika beliau ditanya tentang siapa yang paling berhak mendapat perlakuan terbaik. Rasulullah menjawab: “Ibumu, ibumu, ibumu, kemudian ayahmu.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini bukan sekadar pengulangan, melainkan penegasan betapa besar hak seorang ibu atas anak-anaknya.

Di tengah tantangan kehidupan modern yang serba cepat dan penuh distraksi, peran ibu semakin penting sebagai penjaga nilai, penanam akhlak, dan sumber ketenangan dalam keluarga. Dari rahim ibu lahir generasi, dari pangkuannya tumbuh karakter, dan dari doanya mengalir kekuatan yang tidak terlihat namun sangat menentukan arah kehidupan.

Melalui peringatan Hari Ibu ini, saya mengajak seluruh jamaah dan masyarakat Muslim, khususnya keluarga besar Islamic Center Kalimantan Timur, untuk tidak menjadikan Hari Ibu sekadar perayaan simbolik. Lebih dari itu, mari kita hadirkan bakti yang nyata: dengan tutur kata yang lembut, sikap yang menghormati, perhatian yang tulus, serta doa yang terus mengalir untuk ibu—baik yang masih bersama kita maupun yang telah lebih dahulu dipanggil Allah SWT.

Semoga para ibu senantiasa diberi kesehatan, kesabaran, dan pahala yang berlipat ganda atas setiap pengorbanannya. Dan semoga kita semua termasuk golongan hamba yang diridhai Allah SWT karena mampu memuliakan ibu sepanjang hayat.

Akhir kata, mari kita jadikan Hari Ibu sebagai pengingat untuk menumbuhkan kasih sayang, memperkuat keluarga, dan membangun peradaban yang berlandaskan iman dan akhlak mulia.

Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

Samarinda, 22 Desember 2025

 

Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M
Ketua Umum BPIC Kalimantan Timur