LUPA
Oleh : Djoko Iriandono*)
Pernahkah Anda mengalami ketika bertemu dengan seseorang, sekilas Anda langsung ingat akan wajah orang tersebut tetapi Anda lupa siapa namanya? Ya, saya sangat yakin pasti Anda pernah mengalaminya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini disebabkan karena informasi tentang wajah orang tersebut masuk ke dalam memori bawah sadar otak kita melalui mata, sedang informasi tentang nama orang tersebut masuk melalui telinga kita.
Informasi yang masuk ke dalam memori bawah sadar otak kita melalui telinga cenderung lebih mudah hilang dibandingkan dengan informasi yang masuk melalui mata. Hal ini bisa dijelaskan melalui beberapa faktor psikologis dan neurologis.
Pertama, telinga menerima informasi secara auditori yang cenderung lebih sementara dibandingkan dengan informasi visual yang diproses oleh mata. Proses pendengaran lebih cepat berubah dan memerlukan lebih banyak repetisi untuk mencapai konsolidasi dalam memori jangka panjang dibandingkan dengan penglihatan.
Kedua, pengolahan informasi visual melibatkan lebih banyak area di otak, termasuk korteks visual yang memiliki sirkuit yang kuat untuk pengolahan dan penyimpanan informasi. Sementara itu, informasi auditori lebih sering diproses melalui jalur yang lebih sederhana dan kurang kohesif dalam hal pengarsipan memori jangka panjang.
Ketiga, sifat sensorik dari informasi visual yang lebih kaya secara alami mengarah pada peningkatan ketersediaan dalam memori jangka panjang. Detail visual seperti warna, bentuk, dan konteks spasial memberikan lebih banyak titik rujukan untuk mengkonsolidasi dan mengakses kembali informasi tersebut di masa mendatang.
Keempat, fokus perhatian pada stimulus visual umumnya lebih kuat dan lebih tahan lama daripada fokus pada stimulus auditori. Karena itu, informasi visual cenderung memiliki kesempatan lebih baik untuk diolah secara lebih mendalam dan lebih sering dipanggil kembali dari memori bawah sadar.
Secara keseluruhan, perbedaan ini menjelaskan mengapa informasi yang masuk melalui mata memiliki kecenderungan yang lebih baik untuk diingat dalam jangka panjang daripada informasi yang diterima melalui telinga, yang sering kali cenderung hilang dengan cepat dari memori bawah sadar kita.
Berdasarkan uraian di atas Penulis sangat sarankan kepada para guru agar dalam menyampaikan informasi tentang materi pelajaran hendaknya lebih banyak menggunakan alat bantu yang dapat dilihat oleh para siswa, jangan hanya bercerita melulu di depan kelas.
*) Admin