Detail Update

Detail Update

Ketua Umum BPIC Berikan Kuliah Umum di UMKT

Card image cap Kuliah Umum di UMKT

Ketua Umum BPIC Berikan Kuliah Umum di UMKT, Bahas Kepemimpinan Strategis dan Kompetensi Global

By. Kominfo BPIC Kaltim

Samarinda, 5 September 2026 — Ketua Umum BPIC, Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M., memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis dan Politik, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Sabtu pagi, 5 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WITA tersebut mengangkat tema “Membangun Jejaring, Kolaborasi, dan Kepemimpinan Strategis: Menyiapkan Generasi Unggul yang Adaptif dan Berdaya Saing.” Kuliah umum dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung G, Lantai 1 UMKT.

Dalam pemaparannya, Irianto Lambrie menekankan pentingnya kepemimpinan strategis bagi generasi muda, khususnya mahasiswa yang dipersiapkan menjadi pemimpin di tengah perubahan lingkungan yang semakin cepat dan sulit diprediksi.

Materi kuliah umum juga mengangkat isu kompetisi global, lingkungan VUCA, kecerdasan buatan (AI), geopolitik, sustainability, dan ESG. Kepemimpinan strategis dipandang tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan mengambil keputusan, tetapi juga kemampuan membaca perubahan, menentukan arah, membangun kompetensi, mengembangkan sumber daya manusia, serta menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

Irianto juga mengingatkan bahwa persaingan saat ini tidak lagi terbatas pada batas wilayah atau negara. Perkembangan teknologi telah memperluas ruang kompetisi sekaligus membuka peluang bagi organisasi untuk membangun jejaring dan kolaborasi lintas wilayah. Karena itu, pemimpin masa kini perlu memiliki wawasan global, mampu mengelola keberagaman, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

Salah satu pesan penting yang mengemuka adalah perlunya generasi muda memiliki keberanian untuk menghadapi perubahan. Dalam lingkungan yang penuh ketidakpastian, pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman masa lalu, tetapi harus mampu belajar, beradaptasi, membaca peluang, dan mengambil keputusan secara tepat.

Materi tersebut juga menyoroti pentingnya AI sebagai bagian dari strategi organisasi, bukan sekadar alat teknologi. Pemimpin perlu memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk memperkuat proses penciptaan nilai, mulai dari riset, analisis data, pengembangan produk hingga pelayanan.

Selain penguasaan teknologi, kepemimpinan masa depan juga membutuhkan kemampuan membangun jejaring, kemitraan, dan ekosistem. Organisasi tidak selalu dapat menghadapi perubahan hanya dengan mengandalkan sumber daya internal. Kolaborasi dengan mitra, lembaga pendidikan, komunitas, pemasok, maupun pelaku teknologi menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing.

Kuliah umum ini menjadi ruang bagi mahasiswa Magister Manajemen UMKT untuk memperluas perspektif mengenai kepemimpinan sekaligus menghubungkan teori manajemen dengan dinamika dunia nyata.

Sebagaimana ditekankan dalam materi kuliah, kepemimpinan strategis pada dasarnya adalah kemampuan melihat masa depan, menentukan arah, menjaga fleksibilitas, mengembangkan manusia, membangun jejaring, serta mempersiapkan organisasi menghadapi perubahan.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat wawasan mahasiswa UMKT dalam mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga adaptif, mampu berkolaborasi, memiliki perspektif global, serta siap menghadapi perubahan dan tantangan masa depan.

By. Djoko Iriandono.