Oleh: Djoko Iriandono*)
Akhir-akhir ini hampir semua TV sering menampilkan acara perdebatan antara 2 orang atau lebih yang saling beseberangan karena perbedaan pendapat diantara mereka. Hal ini disebabkan karena acara tersebut dianggap menarik perhatian banyak orang sehingga rating acara tersebut menjadi sangat tiggi alias banyak penontonya. Jika suatu acara mempunyai banyak penonton, tentu hal ini akan menarik perhatian para produsen untuk beriklan pada acara tersebut.
Perdebatan memang menarik untuk ditonton karena hal ini akan menambah wawasan bagi si penonton. Hanya sayangnya sering para narasumber yang ditampilkan untuk berdebat kurang beretika. Tidak ada diantara mereka yang mau menghormati pendapat orang lain (lawan bicaranya). Mereka berdebat seperti anak kecil atau bahkan seperti orang yang tidak berpendidikan. Masing-masing berbicara tiada henti tidak ada yang mau disela untuk bergantian berbicara. Mereka semua mau menangnya sendiri.
Keterlibatan seseorang atau sekelompok orang dalam perdebatan sesungguhnya adalah hal yang umum dalam kehidupan manusia karena adanya perbedaan pendapat, perspektif, dan nilai-nilai yang berbeda di antara individu-individu.
Beberapa alasan mengapa kita sering terlibat dalam perdebatan adalah sebagai berikut:
- Perbedaan Pengalaman dan Latar Belakang: Setiap individu memiliki pengalaman hidup yang unik dan latar belakang yang berbeda. Perbedaan ini dapat membentuk pandangan dan pemahaman yang berbeda tentang suatu masalah. Ketika pandangan dan pemahaman ini saling bertabrakan, perdebatan dapat terjadi.
- Kepentingan yang Berbeda: Setiap individu memiliki kepentingan, kebutuhan, dan tujuan yang berbeda. Dalam upaya untuk mempertahankan kepentingan dan mencapai tujuan mereka, orang-orang sering terlibat dalam perdebatan untuk membela sudut pandang dan mencari solusi yang menguntungkan bagi mereka.
- Pencarian Kebenaran: Perdebatan dapat timbul dari keinginan manusia untuk mencari kebenaran atau pemahaman yang lebih baik. Dengan menghadirkan argumen yang berbeda, individu-individu berusaha untuk mempertanyakan, menguji, dan menyelidiki gagasan-gagasan yang ada untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam dan akurat.
- Kompleksitas Isu: Banyak masalah dalam kehidupan yang kompleks dan tidak memiliki solusi yang jelas. Dalam situasi seperti ini, perdebatan dapat muncul karena individu-individu berusaha untuk memahami dan mengeksplorasi berbagai sudut pandang yang ada, serta mencoba mencapai konsensus atau solusi terbaik.
- Pencapaian Kemajuan: Perdebatan dan perbedaan pendapat dapat memicu pemikiran kritis, pemikiran inovatif, dan penemuan baru. Dalam lingkungan yang terbuka untuk diskusi dan perdebatan, ide-ide baru dapat muncul, solusi yang lebih baik dapat ditemukan, dan pemikiran-pemikiran yang stagnan dapat ditantang untuk mencapai kemajuan.
Kita sering lupa bahwa sesungguhnya dalam setiap pernyataan atau tindakan yang kita lakukan, akan selalu ada kemungkinan adanya pendapat pro dan kontra. Hal ini adalah alamiah dalam berbagai masalah atau topik yang kompleks dan melibatkan beragam sudut pandang. Jadi kita harus paham dan sadar bahwa siapapun kita, apapun yang kita katakan, benar atau salah maka yang pro atau kontra dengan pendapat kita pasti ada.
Mengapa selalu ada pro dan kontra dari setiap pernyataan atau tindakan? Berikut adalah beberapa faktor yang mungkin dapat mempengaruhi munculnya pendapat pro dan kontra antara lain:
- Perbedaan Nilai dan Keyakinan: Setiap individu memiliki nilai-nilai, keyakinan, dan pengalaman hidup yang berbeda. Hal ini dapat menyebabkan pandangan yang berbeda dalam menilai suatu pernyataan atau tindakan.
- Pengaruh Konteks dan Latar Belakang: Latar belakang sosial, budaya, dan pendidikan seseorang juga dapat mempengaruhi sudut pandang mereka. Konteks tertentu, seperti lingkungan politik atau agama, juga dapat menjadi faktor yang memperkuat perbedaan pendapat.
- Informasi dan Pengetahuan yang Terbatas: Terkadang, perbedaan pendapat dapat muncul karena adanya perbedaan dalam pemahaman atau pengetahuan tentang suatu topik. Ketidaksepahaman atau kurangnya informasi yang memadai dapat mengarah pada konflik pendapat.
- Perspektif Subyektif: Setiap individu melihat dunia melalui kacamata subjektifnya sendiri. Pengalaman hidup, emosi, dan preferensi personal dapat mempengaruhi pandangan seseorang terhadap suatu pernyataan atau tindakan.
Jadi perbedaan pendapat itu adalah hal yang wajar. Kita jangan cepat marah atau mudah tersinggung jika ada orang yang tidak setuju dengan pendapat kita atau bahkan menentangnya. Mereka tidak setuju, mungkin karena mereka tidak paham atau bahkan pengetahuan mereka tidak sampai di situ atau karena mereka berkedudukan pada posisi yang berbeda sehingga sudut pandang (perspektif) mereka berbeda dengan kita.
Penting untuk diingat bahwa dalam setiap perdebatan atau perbedaan pendapat, penting untuk tetap menghormati pandangan orang lain dan berusaha memahami perspektif mereka. Ini memungkinkan kita untuk terlibat dalam diskusi yang konstruktif dan membangun, di mana kita dapat saling belajar dan tumbuh sebagai individu.
Dalam menghadapi perbedaan pendapat, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu agar kita tidak saling debat kusir, yaitu:
- Dengarkan dengan Empati: Dengarkan pendapat orang lain dengan sungguh-sungguh dan cobalah memahami perspektif mereka. Jangan langsung mengkritik atau menolak pendapat mereka, tetapi berikan kesempatan untuk menyampaikan argumen mereka dengan baik.
- Jaga Komunikasi yang Terbuka: Pertahankan komunikasi yang terbuka dan jujur. Sampaikan pendapat Anda dengan sopan dan hormat, dan hindari sikap yang defensif atau menghakimi. Hindari serangan pribadi dan tetap fokus pada argumen dan gagasan yang dibahas.
- Bertanya dan Diskusikan: Jika Anda tidak sepakat dengan pendapat seseorang, ajukan pertanyaan untuk memperjelas pemikiran mereka. Diskusikan argumen secara logis dan ilmiah. Ini akan membantu menggali lebih dalam dan mendorong dialog yang produktif.
- Temukan Titik Kesamaan: Cari titik-titik kesamaan atau perspektif yang saling menguntungkan. Mencari kesamaan akan membantu membangun pemahaman bersama dan memungkinkan untuk menemukan solusi yang lebih baik.
- Menghormati Perbedaan: Setiap orang memiliki hak untuk memiliki pandangan dan pendapat mereka sendiri. Meskipun Anda mungkin tidak setuju, penting untuk menghormati perbedaan dan memahami bahwa perspektif yang berbeda dapat berasal dari latar belakang, pengalaman, atau keyakinan yang berbeda.
- Belajar dari Perbedaan: Gunakan perbedaan pendapat sebagai kesempatan untuk belajar. Tinjau kembali argumen Anda dan hadapi tantangan dalam cara berpikir Anda. Jika ada bukti baru atau informasi yang relevan, bersedia untuk mengubah pendapat Anda.
- Fokus pada Tujuan Bersama: Ingatlah bahwa tujuan akhir dari diskusi atau perdebatan adalah mencapai pemahaman yang lebih baik atau solusi yang lebih baik. Jadi, tetapkan fokus pada tujuan bersama dan jangan biarkan perbedaan pendapat menghalangi kolaborasi yang bermanfaat.
Dengan menjaga sikap terbuka, menghormati perbedaan, dan berkomunikasi dengan baik, kita dapat membangun lingkungan di mana pro dan kontra dapat dihargai dan diintegrasikan untuk memperkaya pemikiran dan memajukan pemahaman kita. Hal paling penting untuk diingat "JANGAN BIARKAN DIRI ANDA TERLIBAT PERDEBATAN DENGAN ORANG BODOH, KARENA HAL INI AKAN MEMBUAT ANDA IKUT MENJADI BODOH"
*) Kasi Kominfo BPIC