Oleh: DJOKO IRIANDONO, S.E., M.A
Banyak sekali artikel baik di koran, majalah maupun internet yang menjelaskan tentang kemampuan dasar menulis anak-anak Indonesia. Hampir dari setiap artikel yang menyangkut hal tersebut pada intinya menyatakan bahwa secara umum kemampuan anak-anak Indonesia dalam hal menulis sangat rendah. Sebenarnya kalau kita mau jujur sesungguhnya bukan hanya anak-anak saja yang kondisinya seperti itu, di kalangan orang dewasapun ternyata juga sama. Kalau anda tidak percaya lihat sendiri buktinya berapa banyak orang dewasa yang mempunyai keterampilan menulis?
Berdasarkan data statistik saat ini penduduk Indonesia berjumlah ± 275.000.000 jiwa. 4% dari jumlah tersebut telah menyelesaikan pendidikan Sarjananya (S-1). Ini berarti ± 13.750.000 jiwa pernah menulis setidaknya tulisan berupa laporan hasil penelitian (skripsi). Namun demikan dari jumlah itu kalau kita telusuri jumlahnya mungkin juga hanya tinggal 4% saja atau bahkan mungkin kurang yang sampai saat ini tetap menulis. Semoga anda yang membaca artikel ini termasuk yang kurang dari 4% itu.
Kenapa sedikit sekali orang yang dapat menulis? Banyak orang mengatakan bahwa menulis itu sangat susah. Ada yang bilang aku tidak bisa menulis karena aku tidak tahu apa yang harus kutulis dan bagaimana cara memulainya. Ada juga yang mengatakan sebenarnya aku bisa saja menulis, tapi aku takut diolok-olok dan dibilangi tulisanku jelek. Orang yang lain lagi ada yang mengatakan “Aku nggak tahu kenapa aku nggak bisa menulis, padahal kalau disuruh bercerita biar 2 jam aku bisa” katanya.
Bagi yang biasa menulis memang enak saja membuat tulisan itu. Apapun bentuk tulisan yang dihasilkan enak dibaca dan mudah dipahami. Kalau dibilang susah mungkin menulis itu memang susah, tapi kalau dibilang mudah mungkin juga mudah, jadi sangat relatif. Bagi yang tidak bisa menulis pasti mengatak an susah, tapi bagi yang pintar menulis pasti mengatakan gampang. Namun, seperti kata orang bijak, di dunia ini tidak ada yang tidak bisa dilakukan.
Lalu bagaimana caranya agar kita semua mudah belajar menulis? Di bawah ini ada beberapa kiat sebagai berikut:
Menulis itu jangan berfikir macam-macam. Mau jelek apa mau baik masa bodoh aja. Tulislah -apa adanya, yaitu apa saja yang ingin anda tulis dengan tanpa beban. Nggak usah neko-neko, nggak usah berfikir apakah tulisanku ini baik atau buruk. Pokoknya tulis saja apa yang ada dibenak anda, tidak usah dipikirkan tata kalimatnya, tulis saja dulu apa yang ada di benak anda. Tidak usah dipikirkan “ah… jangan-jangan tulisan saya nanti diketawain orang”. Hilangkan pikiran-pikiran seperti itu, karena akan menghambat tulisan dan tidak jadi menulis. Cuek sajalah seperti sekarang saya juga cuek, apakah tulisan ini memenuhi kaidah bahasa atau tidak. Yang penting bagi saya melalui tulisan ini saya dapat memberikan tips dan motivasi bagi anda yang sedang membaca tulisan ini untuk menulis.
2. Mulailah menulis
Biasanya untuk memulai menulis itu sangat susah. Banyak sekali alasan yang tiba-tiba muncul di kepala kita. Yang paling sering adalah rasa malas untuk memulai menulis atau lagi pikir-pikir mau nulis apa ya, akhirnya nggak jadi-jadi nulisnya. Memulai segala sesuatu memang awalnya yang sulit, tapi setelah dimulai maka kesulitan akan hilang dan akan menjadi mudah. Jadi mulailah menulis dan jangan ditunda lagi.
Jika anda belum juga mulai menulis, coba sekarang carilah alat perekam suara. Cobalah anda bercerita seakan-akan sedang berbicara dengan orang lain. Setelah selesai coba anda putar kembali dan kemudian tulis saja apa yang anda dengar dari rekaman tersebut. Anda tidak perlu memikirkan apakah bahasanya bagus atau tidak, apakah isinya bagus atau tidak. Pendek kata biarkan saja tulisan itu apa adanya. Kalau sudah, coba sekarang tulisan itu bawa ke tempat orang yang menurut Anda mempunyai keterampilan yang baik dalam hal menulis. Minta tolonglah kepadanya untuk mengoreksi tulisan Anda.
4. Menulis kejadian
Cara untuk belajar menulis yang paling mudah adalah dimulai dari menulis kejadian sehari-hari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Biasanya saat menulis kejadian sehari hari yang kita alami kita merasa tidak ada beban. Hal ini disebabkan karena kita sedang tidak berfikir yang berat. Kita hanya mengingat kejadian dari waktu ke waktu dan kemudian menuangkan dalam bentuk tulisan. Jika Anda sudah mampu menulis kejadian yang anda alami sendiri, coba sekarang anda tuliskan rencana kegiatan yang akan anda lakukan besok
5. Mencoba dan terus mencoba.
Kepandaian menulis tidak datang dengan sendirinya, tetapi perlu dipelajari dan terus dicoba. Belajar menulis harus banyak latihan. Cobalah berlatih dengan menulis yang gampang terlebih dahulu seperti pada tip nomor 3 di atas. Banyak latihan semakin bagus dan semakin mahir dan akan menjadi ahli. Jika Anda sudah sampai tahap ini maka barulah dikoreksi tulisan-tulisannya, ,tata bahasanya, dan idenya. Ingat siapapun kita tidak ada yang langsung bisa jadi orang ahli. Segala sesuatu tidak ada yang langsung bisa, tidak ada yang langsung pintar, semuanya perlu proses dan latihan. OK!
Nah, para pembaca sekarang saatnya anda mencoba tips saya. Ayo sekarang mulailah menulis, karena dengan menulis banyak hal yang akan anda dapat. Satu hal yang pasti adalah bahwa Anda akan dapat menularkan gagasan cemerlang yang ada pada diri anda kepada orang lain.