Maulid Nabi Muhammad SAW
SAMARINDA, 7 September 2026 — Majelis Ta'lim Muslimah Baitul Muttaqien Islamic Center menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 M/1448 H, Senin (7/9/2026), di Ruang Utama Masjid Raya Baitul Muttaqien.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WITA tersebut mengangkat tema “Hidupkan Sunnah, Indahkan Akhlak”. Peringatan ini menjadi momentum bagi jamaah untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus mengambil pelajaran dari akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pengurus, di antaranya Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M. selaku Ketua Umum BPIC, KH. Muhammad Rasyid selaku Ketua MUI Kaltim, dan Drs. KH. Suyatman, M.M selaku ketua Dewan Pengawas BPIC serta Hj. Zahrah Tamrin selaku Ketua Majelis Ta'lim Muslimah Islamic Center Kaltim.

Peringatan Maulid Nabi menghadirkan Da'i Sulai Dede Sulaiman sebagai penceramah. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk tidak menjadikan Maulid hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan keluarga.
Salah satu pesan yang disampaikan berkaitan dengan kehidupan rumah tangga, khususnya mengenai peran seorang istri dalam menjaga keharmonisan keluarga. Ia menekankan pentingnya seorang istri untuk menghormati, menaati, dan mematuhi suami dalam hal-hal yang baik dan tidak bertentangan dengan ajaran agama.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga penampilan di dalam rumah tangga. Menurutnya, seorang istri hendaknya mampu menjaga dan memperhatikan penampilan untuk suaminya. Berdandan dan tampil menarik di hadapan pasangan, bukan semata-mata untuk mendapatkan perhatian orang lain, merupakan salah satu bentuk perhatian dan upaya menjaga keharmonisan hubungan suami istri.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari pentingnya membangun keluarga yang dilandasi saling menghormati, kasih sayang, tanggung jawab, dan akhlak yang baik. Dalam kehidupan rumah tangga, ketaatan istri kepada suami juga dipahami dalam koridor kebaikan dan tidak boleh dimaknai sebagai kewajiban untuk mengikuti sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Allah SWT.
Tema “Hidupkan Sunnah, Indahkan Akhlak” menjadi semakin relevan karena keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya tercermin dalam hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dan hubungan antarsesama.
Melalui peringatan Maulid Nabi ini, jamaah diajak untuk menjadikan kecintaan kepada Rasulullah SAW sebagai dorongan untuk memperbaiki akhlak, memperkuat kehidupan keluarga, serta mengamalkan sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Ta'lim Muslimah Baitul Muttaqien Islamic Center tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat pembinaan keagamaan di kalangan jamaah. Dengan menghidupkan sunnah dan memperindah akhlak, diharapkan semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat terus hadir dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
By. Kominfo BPIC Kaltim