Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Hubungan India dan Tiongkok Memanas, Kedua Negara Saling Usir Jurnalis

JawaPos.com – Mulai Juli nanti tidak ada lagi jurnalis India di Tiongkok. Pun demikian sebaliknya. Keduanya saling usir. Sebab, belakangan dua negara berpenduduk terbesar itu bersitegang lagi.

Saat ini hanya ada satu jurnalis asal India di Tiongkok, yakni dari Press Trust of India (PTI). Nah, akhir bulan ini visanya telah habis. Tidak ada lagi perpanjangan. Jurnalis itu pun mesti hengkang.

Sejatinya awal tahun ini ada empat jurnalis India yang bertugas di Tiongkok. Namun, April lalu dua orang jurnalis dari Prasar Bharati dan The Hindu dilarang kembali setelah visa mereka dibekukan. Seorang lainnya dari Hindustan Times telah meninggalkan Beijing pekan lalu setelah visanya juga habis.

”Dalam beberapa tahun terakhir, jurnalis Tiongkok di India telah diberi pengaturan yang tidak adil dan diskriminatif. Kami berharap India akan terus mengeluarkan visa untuk jurnalis Tiongkok dan menghapus batasan yang tidak masuk akal. Serta menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk pertukaran media,” jelas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin, Senin (12/6).

Tiongkok mengaku memang menolak memperpanjang visa jurnalis India itu. Dalihnya, India lebih dulu mengambil tindakan serupa pada Juni lalu terhadap dua jurnalis media pemerintah Tiongkok yang ada di India. Wang mengatakan, India belum menyetujui visa baru untuk jurnalis Tiongkok sejak 2020.

Akibat kebijakan itu, ada penurunan jumlah jurnalis Tiongkok di India. Awalnya 14 orang menjadi hanya satu koresponden saja. New Delhi telah menolak aplikasi perpanjangan visa dari dua pekerja media kantor berita Xinhua dan China Central Television (CCTV). Mei lalu India hanya menyetujui pemberian visa sementara untuk jurnalis media milik pemerintah Tiongkok yang berkunjung guna meliput pertemuan menteri luar negeri Organisasi Kerja Sama Shanghai.

”Sangat disayangkan bahwa tidak ada yang dilakukan pihak IndiaTiongkok siap untuk bertindak berdasar prinsip saling menghormati, kesetaraan, dan saling menguntungkan untuk tetap berkomunikasi dengan pihak India. Dan kami berharap India dan Tiongkok menemukan jalan tengah,” terangnya seperti dikutip Bloomberg.

Pertikaian soal visa itu mengemuka beberapa bulan lalu setelah jurnalis India menyewa asisten di Tiongkok untuk membantu pelaporan. Menurut Beijing, hal itu melanggar aturan.

”Semua jurnalis asing, termasuk jurnalis asal Tiongkok, telah melakukan kegiatan jurnalistik di India tanpa batasan maupun kesulitan dalam melaporkan atau melakukan liputan media,” ujar Arindam Bagchi, juru bicara Kementerian Luar Negeri India.

Perselisihan tersebut menjadi babak baru ketegangan antara India dan Tiongkok sejak memburuknya hubungan pertengahan 2020. Yakni ketika pasukan mereka bentrok di perbatasan Himalaya yang menjadi sengketa antara Tiongkok dan India. Kala itu 24 orang tewas.
(sha/c9/hud)

Editor: Edy Pramana

Sumber : https://www.jawapos.com/internasional/01942002/hubungan-india-dan-tiongkok-memanas-kedua-negara-saling-usir-jurnalis

Redaksi